Magelang - Destinasi Gunung Telomoyo yang sempat viral akhirnya ditutup sementara. Penyebabnya, jumlah pengunjung yang membeludak.
Pengunjung Gunung Telomoyo, yang berada di wilayah Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, sempat membeludak. Membeludaknya pengunjung ini sempat terekam dalam video yang viral di media sosial.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandean, H Wardoyo saat dihubungi membenarkan adanya video tersebut. Menurutnya, itu video saat pengunjung berada di atas. Setelah melakukan kerja sama dengan pengelola yang berada di Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, untuk bersama-sama menutup.
Betul, di atas. Karena pengunjung mau kesini, ada yang dari tempat kita dari Dusun Dalangan, Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Terus juga ada dari Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Setelah itu, kita kerja sama, koordinasi dengan pengelolanya yang ada disana untuk bersama-sama kita tutup," kata Wardoyo saat dihubungi, Minggu (19/7/2020).
Pengunjung datang, kata Wardoyo, mulai pagi banyak sekali. Sejak pukul 03.00 WIB, sudah banyak sehingga membludak.
"Jam 03.00 WIB, rombongan sudah banyak. Saya jam 06.00 WIB, di rumah diparani (didatangi) sama pengelola. Standar protokoler kesehatan ternyata semakin lama, semakin banyak tidak bisa teratasi, akhirnya kita tutup jam 07.30 WIB," katanya.
Pengunjung Gunung Telomoyo, yang berada di wilayah Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, sempat membeludak. Membeludaknya pengunjung ini sempat terekam dalam video yang viral di media sosial.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandean, H Wardoyo saat dihubungi membenarkan adanya video tersebut. Menurutnya, itu video saat pengunjung berada di atas. Setelah melakukan kerja sama dengan pengelola yang berada di Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, untuk bersama-sama menutup.
Betul, di atas. Karena pengunjung mau kesini, ada yang dari tempat kita dari Dusun Dalangan, Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Terus juga ada dari Dusun Pagergedog, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Setelah itu, kita kerja sama, koordinasi dengan pengelolanya yang ada disana untuk bersama-sama kita tutup," kata Wardoyo saat dihubungi, Minggu (19/7/2020).
Pengunjung datang, kata Wardoyo, mulai pagi banyak sekali. Sejak pukul 03.00 WIB, sudah banyak sehingga membludak.
"Jam 03.00 WIB, rombongan sudah banyak. Saya jam 06.00 WIB, di rumah diparani (didatangi) sama pengelola. Standar protokoler kesehatan ternyata semakin lama, semakin banyak tidak bisa teratasi, akhirnya kita tutup jam 07.30 WIB," katanya.

Komentar
Posting Komentar