Turki Tutup Akses Wisata Hingga Keadaan Kembali Normal - Wabah pandemi Corona masih terus merongrong pariwisata dunia. Turki tak sabar ingin pariwisatanya kembali dibuka.
Di awal-awal virus Corona, Turki menjadi negara yang terbilang santai menanggapinya. Bahkan kunjungan wisata ke negara ini masih terbilang ramai. Saat itu, Turki masih bebas dari virus Corona. Traveler dunia berbondong-bondong mengubah tujuannya ke Turki.
Namun kini, Turki memasuki babak panas. Sudah ada 20.921 kasus Corona yang dikonfirmasinya. Bahkan warganya minta untuk lockdown.Maskapai milik Turki, Turkish Airline juga telah memperpanjang penyetopan penerbangan dari 17 April hingga 1 Mei. Penerbangan domestik tetap dilakukan dengan jumlah terbatas
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, akan menunda semua kegiatan wisata hingga akhir Mei. Mudah-mudahan kita bisa melihat lagi aktivitas pariwisata selama Ramadhan, ujarnya
Ersoy juga menambahkan bahwa kegiatan wisata akan dimulai dari wisatawan domestik. Dari pariwisata tahun lalu, Turki berhasil memperoleh USD 34,5 miliar. Adanya pandemi Corona membuat wisata harus tutup sementara. Mehmet mendesak perusahaan pariwisata untuk mengambil pekerjaan jangka pendek yang ditawarkan oleh pemerintah
Jika operasi perusahaan ditangguhkan karenaforce majeure COVID-19, maka gaji karyawannya akan dibayar oleh pemerintah
Saya berharap penerbangan akan kembali normal pada akhir Juni, ucap Ersoy.

Komentar
Posting Komentar